Zaman Kuarter – Ciri-Ciri dan Periode Pembagiannya oleh - sejarahmajapahit.xyz topglobal98 Wednesday, July 15, 2020 No Comment

Halo sahabat selamat datang di website sejarahmajapahit.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Zaman Kuarter â€" Ciri-Ciri dan Periode Pembagiannya oleh - sejarahmajapahit.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Zaman Kuarter adalah sebuah zaman dimana merupakan sebuah kehidupan manusia yang lebih sempurna dibandingkan sebelumnya. Zaman Kuarter merupakan sebuah zaman yang paling penting, dimana mulai adanya kehidupan manusia yang lebih sempurna, layaknya kehidupan kita saat ini. Dan zaman berikut terjadi jauh sebelum peristiwa bubat pada zaman kerajaan majapahit. Zaman ini dimulai kira-kira 600 ribu tahun yang lalu, dimana pada Zaman Kuarter ini telah terbagi menjadi 2 periode, yakni zaman Pleistosen (Dilluvium) serta zaman Holosen (Alluvium). Untuk kala Plistosen ini dimulai sekira 1.8 juta tahun yang lalu, dan berakhir sekitar 10.000 tahun yang lalu. Setelah itu, dilanjutkan oleh Kala Holosen yang berlangsung hingga saat ini. Ciri-Ciri manusia di Zaman Kuarter
  • Sudah adanya manusia modern (Homo Sapiens)
  • Keadaam alam saat itu masih liar dan juga labil.
  • Zaman Kuarter ini berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu
  • Daratan di Bumi masih diselimuti es dan mencair pada akhir kala pleitosen
  • Daratan di Bumi mulai terpecah dikarenakan es yang mencair
  • Manusia pada zaman ini sudah punah
  • Zaman Kuarter dibagi menjadi 2 masa, yakni zaman Holocen (Holosin) dan zaman Plesitosen
Periode Pembagian Zaman Kuarter Untuk mengetahui lebih jauh mengenai dua periode dalam Zaman Kuarter kali ini, anda bisa menyimak ulasan selengkapnya dibawah ini:

1. Kala Pleistosen (Diluvium)

Kala Pleistosen ini maksudnya adalah sebagian besar kehidupan sama dengan yang hidup saat ini. Dalam periodenya sendiri, kala ini belangsung sejak 1,8 hingga 0,01 juta tahun yang lalu. Sejumlah fosil pada kala ini yang paling banyak diperagakan diantaranya:
  • Fosil gajah (Stegodon trigonocephalus MARTIN)
  • Kerbau (Bulbalus palaeokerabau FALCONER) dari Bumiayu (Banyumas)
  • Banteng (Bibos sp.) dari Rembang
  • Harimau (Felis sp.) dari Watualang (Ngawi) yang berbentuk fragmen
  • Fosil manusia purba Homo erectus dari Sangiran (Solo)
Zaman Glasial merupakan zaman dimana lapisan es di Kutub Utara telah meluas hingga wilayah Eropa dan Amerika Bagian Utara tertutup oleh es tersebut. Sementara daerah yang letaknya jauh dari Kutub mengalami hujan yang sangat lebat selama bertahun-tahun. Permukaan laut saat itu mengalami penurunan diiringi dengan permukan Bumi yang naik disejumlah tempat. Dan peristiwa tersebut terjadi setelah kejadian alam besar yang bisa ditemukan dalam ciri zaman mesozoikum. Hal ini bisa terjadi lantaran pada saat itu pegeseran Bumi serta adanya aktivitas dari Gunung berapi, banyaknya hutan, dan menjadikan negara kita Indonesia saat itu mengalami kekeringan. Akibatnya, hal ini memunculkan Paparan Sunda (Sunda Plat) dan juga Paparan Sahul (Sahul Plat). Sementara untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, serta Malayia Barat bergabung dengan Filipina dan Formossa, Taiwan, serta kemudian ke Benua Asia. Begitu pun dengan Sulawesi melalui Minahasa, Pula Sangir dilanjutkan ke negara Filipina. Lalu antara wilayah Jawa Timur dan Sulawesi Selatan ini pun saling berhubungan melalui Nusa Tenggara. Pada permulaan Zaman Kuarter ini, muncullah zaman es pertama, dan saat itu suhu bumi menurun dengan sangat drastis dan gletser telah menutupi sebagian besar daratan yang ada di Asia, hal ini pun mengakibatkan banyak air laut yang terambil serta permukaan air laut menjadi turun. Ciri-Ciri Kala Pleitosen :
  • Zaman ini berlangsung sekitar 18.000.0000 tahun yang lalu
  • Mulai munculnya kehidupan
  • Pada masa ini, silih berganti zaman interglasial dan glasial. Untuk zaman glasial ini adalah meluasnya lapisan es di kutub utara dan juga daerah yang jauh mengalami hujan yang lebat dengan kurun waktu yang lama, permukaan air laut saat itu turun di iringi dengan naiknya daratan.  Sementara untuk zaman interglasial ini berada di antara zaman gasial, yakni temperature naik sehingga menjadikan laipsan di kutub utara jadi cair
  • Terjadi perpindahan manusia purba dari Asia ke Indonesia
  • Hewan dengan bulu tebal yang bisa bertahan dalam masa ini, sementara hewan berbulu tipis berpindah ke daerah tropis
Dalam Kala Pleitosen ini, zaman telah dibagi menjadi 3 lapisan, diantaranya sebagai berikut:
  • Lapisan atas atau lapisan Ngandong.
  • Lapisan tengah atau Lapisan Trinil.
  • Lapisan bawah atau lapisan Jetis

2. Kala Holosen

Selanjutnya ada Kala Holosen yang meripakan jaman generasi kedua dalam Zaman Kuarter kali ini. Kala ini dalam skala waktu geologi berlangsung mulai sekitar 10.000 tahun radiokarbon, kurang lebih 11.430 atau setara 130 tahun kalender yang lalu (antara 9560 sampai dengan 9300 SM). Perlu kalian ketahui, jika Holosen merupakan Kala keempat dan juga terakhir dalam periode Neozoikum. Kala Holosen atau Alluviym, merupakan kala dimana manusia telah resmi merajai dunia, dimana hal ini dimulai 0,01 juta (10 ribu) tahun silam. dan dari kala inilah mulai diperagakan sejarah budaya manusia, seperti zaman Paleolitikum (Zaman Batu Purba) hingga Zaman Neolitikum (Zaman Batu Baru) yang telah berhasil ditemukan di Punung (Pacitan, Jawa Timur) serta Dago (Bandung, Jawa Barat). Ada beberapa barang peninggalan zaman neolitikum yang masih bisa dinikmati bentuknya sampai sekarang pada museum di Indonesia ataupun dunia. Dalam masa ini, sebagan besar es di kutub utara telah lenyap, dan hal ini menyebabkan permukaan air laut naik lagi. berbagai daratan rendah yang ada di Paparan Sunda serta Paparan Sahul pun mulai tergenang air. Manusia Purba lenyap, dan muncullah manusia cerdas seperti manusia pada saat ini. Ciri-Ciri Kala Holosen :
  • Sebagian besar es yang berada di Kutub ini lenyap, serta permukaan air laut pun naik
  • Hewan-hewan besar sepeti Sabre-tooth, Mammoth, Mastodon, Bdak Berbulu, Glyptodon, serta Giant Sloth telah menghilang
  • Daerah dataran rendah mulai tergenang air, lau mulai teragresi, hingga munculah pulau-pulau yang ada di Nusantara
Nah itu tadi sedikit ulasan tentang Zaman Kuarter yang bisa kami sampaikan untuk anda semua. Kemungkinan pembahasan kita kali ini masih belum lengkap, karena memang jika membicarakan tentang sejarah tidak ada habisnya. Cukup sekian dulu ulasan dari kami kali ini, semoga apa yang kami sampaikan ini bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan anda. Untuk melihat beberapa barang peninggalan bisa langsung kunjungi beberapa tempat yang menyediakan, seperti museum di kota tua, koleksi museum bali, hingga koleksi museum brawijaya malang pun juga menyediakan.

Itulah tadi informasi dari judi online mengenai Zaman Kuarter â€" Ciri-Ciri dan Periode Pembagiannya oleh - sejarahmajapahit.xyz dan sekianlah artikel dari kami sejarahmajapahit.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

by Jillur Rahman

Jillur Rahman is a Web designers. He enjoys to make blogger templates. He always try to make modern and 3D looking Templates. You can by his templates from Themeforest.

Follow him @ Twitter | Facebook | Google Plus

Tags:

No Comment